HOME // Berita Surabaya

Tiga Pemred Pimpin MOI Mojokerto Jombang

   Pada: Oktober 3, 2020
Ketua MOI Kota Mojokerto Achmad Mardianto

Surabaya- mojokertopos.com: Pembentukan dan konsolidasi DPC MOI Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Jombang berhasil memilih 3 calon terpilih selain syarat utama pemilik media ternyata juga berlatar belakang pendidikan sarjana strata satu atau S-1.

Ketua MOI Kabupaten Mojokerto Gantikan Sumidi

Siapa mereka tiga orang dimaksud ? Pertama Drs.Achmad Mardianto Ketua terpilih Kota Mojokerto Pemimpin Redaksi media majalahdetektif.com, kedua Yadi, SIP terpilih ketua Kabupaten Mojokerto Pemimpin Redaksi media Radar Indonesia.Yang ke tiga Muhammad Masrur seorang sarjana teknik, Pemimpin Redaksi media Memo Expos sebagai Ketua terpilih DPC Kabupaten Jombang.

Ketua MOI Kabupaten Jombang Muhammad Masrur

“Terima kasih buat saudara Achmad Mardianto, Yadi dan Muhammad Masrur yang bersedia menjadi Ketua terpilih DPC MOI Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Jombang segera menyusun struktur pengurus beserta bidang-bidang untuk selanjutnya di ajukan ke DPP untuk mendapatkan surat keputusan,” ujar Agung Santoso, Ketua tim penyusunan Konsolidasi dan Pembentukan MOI usai pemilihan untuk Mojokerto yang berlangsung di kantor redaksi Radar Indonesia, Jalan Raya Mlirip Mojokerto (3/10)

Foto Bersama Seusai Pemilihan Pengurus MOI Mojokerto

Agung sapaan akrab pria yang juga Ketua FKPRM (Forum Komunikasi Pemimpin Redaksi Media) Jawa Timur saat menghadiri konsolidasi didampingi anggota tim konsolidasi, Sulaiman di depan pemilik media dan kepala biro memaparkan kronologis pemutihan semua pengurus, baik di jajaran DPW dan DPC-DPC yang pernah mempunyai surat mandat

“Saat konsolidasi organisasi tanggal 20 September 2020 di Gedung PGRI lantai 3 didepan Pengurus DPW, Pengurus DPC yang mempunyai mandat, semuanya di putih kan, SK mandat tidak berlaku, maka dibentuk tim penyusun konsolidasi Pengurus DPW dan DPC, tim inilah yang bergerak baik di tingkat provinsi juga pada 38 Kabupaten/Kota di Jatim,’ ujar Agung.

Ditambahkan Agung tim konsolidasi terus bergerak pada 38 Kabupaten/Kota hingga target akhir Oktober 2020 tuntas. (Tik)


Sudah dibaca : 4 Kali
 


Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.