ACI Dilahirkan Oleh Aktivis, Pers dan Relawan Guna Melawan Kedzaliman dan Penyimpangan

Mojokertopos.com : Ada banyak kalangan masyarakat baik kawan atau lawan Aktivis Hadi Purwanto menanyakan asal dana untuk membiayai Pergerakan yang dikendalikan oleh tokoh viral yang biasa disapa Hadi Gerung kini tengah menjadi isu hangat di Mojokerto dan Jawa Timur. Untuk menjawab hal itu, Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Djawa Dwipa dan Ketua Lembaga Kajian Hukum (LKH) Barracuda yang bernama lengkap Hadi Purwanto, S.T., S.H. mengadakan diskusi kerakyatan bersana Forum Jurnalis, Aktivis dan Relawan Independen Bersatu yang dikumpulkan dalam sebuah wadah baru yang tidak asing bernama Aku Cinta Indonesia (ACI).

 

Hadi Gerung dalam kesempatan itu menegaskan bahwa, dana gerakannya dia biayainya sendiri. Gerakannya Insyaa Allah tanpa diembel-embeli muatan politik seperti tokoh-tokoh lain saat ini yang baru muncul, Adik mantan Ketua DPRD Kabupaten H. Ismael, SE ini menegaskan bahwasanya, dengan terbentuknya ACI, dimaksudkan bertujuan jelas yaitu untuk melawan segala bentuk kedzaliman dan penyimpangan utamanya di wilayah Mojokerto.

 

“Kami menolak diam, Indonesia bersatu, rakyat bersatu,” tegas Hadi Purwanto, Selasa (18/4/2023) di Kantor LBH Djawa Dwipa dan LKH Barracuda, Jalan Raya Banjarsari Nomor 58, Desa Kedunglengkong, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto.

 

150 undangan memenuhi undangan Hadi Purwanto. Lebihlanjut dikatakannya, dirinya dulu pernah menjadi jurnalis. Makanya dirinya tidak bisa melupakan jurnalis, aktifis dan relawan.

 

“Kami tidak bisa melihat masyarakat dibodohi. Dalam hitungan jam kami bergerak, bagaimana dana BOS akan diambil alih oleh Dispendik Kabupaten Mojokerto. Fakta terbaru, Kepala Dinas kita kritisi, banyak preman yang marah. Pemerintah Kabupaten Mojokerto merasa alergi jika dikritik,” ungkap Hadi Purwanto.

 

Lebih jauh dikatakannya, terkait aliran dana pergerakan, dirinya menjelaskan bahwa dirinya menjadi konsultan 10 perusahaan dan ada beberapa perkara LBH Djawa Dwipa yang sukses pihaknya dampingi.

 

“Cara kita berbagi ya seperti biasanya, kami memberikan penghargaan kepada jurnalis. Harapannya melalui forum ACI ini, kami juga bisa memberikan penghargaan kepada aktifis dan relawan,” harap Hadi Purwanto.

 

Kedepannya, lanjut Hadi, pihaknya akan mengadakan pelatihan jurnalistik agar tulisan jurnalis semakin bagus dan aktifis serta relawan juga bisa menulis.

 

“Selain itu juga bakal ada pelatihan paralegal. Semua pelatihan tersebut gratis ya. Jadi kita saling bersinergi untuk kebaikan bersama. Niat saya murni untuk kebaikan Mojokerto, tanpa ada muatan politik,” tandas Hadi Purwanto.

 

Masih kata Hadi, silahkan yang ingin bergabung dengan forum ACI, bisa menghubungi Mas Jayak Mardiansyah atau Mas Karno ataupun Mas Udin untuk pendaftaran anggota.

 

“Nanti untuk kepengurusan yang namanya bakal didaftarkan di Kemenkumham di Organisasi ACI bakal ada seleksi batin dari saya agar tidak ada kudeta. Yang jelas nanti calon pengurus akan saya undang dan akan kita rumuskan bersama strategi forum ACI kedepannya,” terang Hadi Purwanto.

 

Sapto Utomo saat memberikan sambutan pembina ACI, Sapto Utomo menambahkan, semoga ACI yang lahir di bulan Ramadan ini mendapat keberkahan.

 

“Kalau dulu di TVRI ada program Aku Cinta Indonesia, nah hari ini diaktualisasikan dengan lahirnya forum ACI. Teruslah berdiri tegak lurus membela masyarakat. Selamat atas lahirnya ACI, semoga dengan kelahiran ACI ini bisa amanah dan bisa memberi manfaat bagi masyarakat secara luas,” pesan Tokoh Masyarakat Mojokerto yang sering disapa Bung Utomo ini. (Tik)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *