Bank Mandiri Diserbu Nasabah

Mojokerto – Tampak ratusan nasabah Bank Mandiri yang sedang mengantri di Bank Mandiri Mojokerto, Jl. Majapahit 406, Jumat pagi ini (8/5/2020) mulai pukul 09:00.

Hal ini cukup membuat resah, mengingat dengan kondisi pandemi Covid-19, dimana harus ada Physical Distancing dan aturan tidak boleh berkerumun

Bagaimana tidak, ada seorang akun Facebook bernama Tony Vinolia yang memposting antrian nasabah yang berkerumun di halaman Bank Mandiri Mojokerto, dengan kata “Pagi ini, Lokasi : Bank Mandiri jl.mojopahit Mojokerto,Katanya Physical Distancing Bossss…. aku mung takon..onok opo iki kiro-kiro??” pada grup INFO LANTAS MOJOKERTO dengan anggota 800.000. Sontak mendapatkan perhatian dari Netizen, hal ini bisa dilihat ada 5.346 Likes dan 1.858 Komentar

Kasat Sabhara Polresta Mojokerto, AKP Wiwin Rusli mengatakan jika pihaknya langsung datangi pihak Bank Mandiri agar saat melayani nasabah lebih diutamakan Physical Distancing guna menyegah dan antisipasi penyebaran Virus Covid-19.

“Para nasabah setelah mendapat
informasi berantai terkait wajib mengganti pin ATM, pagi ini mereka berbondong bondong datang tapi lupa akan antisipasi penularan virus corona akibat berkerumun,”jelasnya.

Pihaknya dengan 15 pasukan Sabhara berjaga dan memberikan edukasi terkait Physical Distancing. Hari ini Jumat (8/5/2020) pelayanan hingga pukul 14.00 wib. Menurut informasi pihak bank, bagi nasabah harus mengganti PIN akibat adanya gangguan jaringan.

Sementara itu, Kasatpol PP Kota Mojokerto, Heryana Dodik Murtono membenarkan adanya kerumunan massa di Bank Mandiri. Dan beberapa petugas langsung turun ke lapangan dan melihat langsung.

Selain memberikan peringatan agar tak berkerumun, pihaknya menganjurkan kepada
pihak bank untuk bisa memberikan informasi terlebih dahulu jauh-jauh hari agar tak terjadi antrian panjang dan berikan edukasi terkait menjaga jarak antar nasabah saat antri,” ujarnya.

Mereka yang antri, nasabah bank yang kebanyakan bekerja di pabrik dan juga mereka tak hanya dari Mojokerto saja, melainkan dari Jombang, Mojosari dan sidoarjo.

” Kenapa pilih disini? didaerah mereka juga ramai antri sehingga mereka mencari yang tak ramai, tetapi sama juga kondisinya disini ramai,” imbuh Heryana Dodik Murtono.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Cabang Bank Mandiri Mojokerto, Bambang Eko mengatakan bahwa antrian tersebut terjadi karena ada kesalahan penggantian PIN sampai 3X yang menyebabkan Kartu ATM diblokir, lalu ke Bank untuk membuka blokirnya. Selain itu juga ada nasabah lain yang kebetulan lewat, melihat keramaian ikut berhenti dan menanyakan tentang PIN yang harus diganti.

“Sebenarnya proses penggantian PIN secara berkala sudah biasa, semuanya untuk keamanan dan kenyamanan nasabah. Namun karena ini serentak, akhirnya terjadi antrian. Kami imbau masyarakat tidak perlu panik, bisa dilakukan secara mandiri di ATM asal jangan sampai salah tiga kali ketika memasukan PIN dan tanggal lahir harus sesuai dengan data yang ada di kami,” ujar Bambang Eko. (Tik)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *