Ning Ita Kawal Musrenbang Kecamatan Prajurit Kulon

Mojokertopos.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto mengadakan Musrenbang Kecamatan di Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Senin (13/2/2023).

 

Camat Prajurit Kulon, M. Hekamarta Fanani, S.TTP. MSi menjelaskan, pelaksanaan musrenbang Kecamatan Prajurit Kulon ini sebelumnya didahului dengan pelaksanaan pra musrenbang dan musrenbang di masing-masing Kelurahan di mana Ibu Wali Kota juga hadir di pelaksanaan musrenbang di kelurahan.

 

“Ibu Wali Kota yang satu ini sangat luar biasa. Sepanjang sejarah saya menjadi PNS baru beliau yang mau turun langsung mengawal musrenbang. Mudah-mudahan Ibu Wali Kota diberikan kesehatan dan umur panjang. Beberapa usulan yang masuk dari masing-masing Kelurahan dari 6 Kelurahan usulan fisik berjumlah 76 usulan. Kemudian dari sosial-budaya masuk total 20 usulan dan dari bidang ekonomi masuk total 23 usulan. Maka total semua ada 119 usulan,” ungkap Camat Prajurit Kulon.

 

Lebih lanjut dikatakannya, dari 119 usulan tersebut yang bisa diakomodir untuk diteruskan ke tingkat kota Mojokerto berjumlah 107 usulan masing-masing dari bidang fisik 70 usulan bidang sosbud 18 usulan dan bidang ekonomi 19 usulan.

 

“Adapun 12 usulan terpaksa harus ditolak dikarenakan status tanahnya belum jelas kemudian peminat pelatihan umurnya tidak sesuai dengan ketentuan dan jumlah peminat sedikit artinya kurang dari 5 orang,” jelas Camat Prajurit Kulon.

 

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto Junaedi Malik mengungkapkan, optimismenya terhadap arah kebijakan pembangunan Kota Mojokerto yang terdapat dalam RPJMD sesuai visi misi Wali Kota. Untuk mendukung hal itu, ia meminta semua pihak baik Aparatur Sipil Negara (ASN), OPD, dan masyarakat agar selalu kompak dalam membangun Kota Mojokerto semakin baik kedepan.

 

“Dengan kerja kompak, kerja solid, kerja cerdas, kerja cepat, kerja tepat, Insya Allah pembangunan bidang apapun bisa menghasilkan output yang jelas, terukur, dan manfaat,” terang Junaedi Malik.

 

Kemudian, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengungkapkan, arah kebijakan pembangunan Kota Mojokerto akan mengikuti langkah dari pemerintah pusat yang telah disampaikan Presiden Jokowi dalam Rakornas Forkopimda pada 17 Januari 2023 lalu.

 

“Tentu di dalam merumuskan sebuah program pembangunan khususnya yang menitikberatkan pada gol atau tujuan akhirnya adalah peningkatan atau pertumbuhan ekonomi. Ini banyak sekali kegiatan yang harus kita susun,” jelasnya saat memberikan pengarahan.

 

Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita ini juga mengungkapkan, penguatan ekonomi di Kota Mojokerto akan terus digalakkan di semua sektor. Seperti pembukaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, pembangunan infrastruktur, peningkatan sumber daya manusia (SDM), hingga pemberian bantuan permodalan bagi UMKM.

 

“Termasuk ketika ada bedah rumah ini juga dalam rangka mendukung ketahanan ekonomi warga, tentu ketika masyarakat bisa mendapatkan tempat tinggal yang layak. Ini urusan ekonominya juga diharapkan lebih kuat,” jelas Ning Ita.

 

Dalam Musrenbang di Prajurit Kulon ini, usulan masyarakat yang masuk sebanyak 119 usulan. Sedangkan yang sesuai dengan arah kebijakan pembangunan Kota Mojokerto sebanyak 107 usulan.

 

Dari 119 usulan itu, pembangunan infrastruktur menjadi usulan terbanyak yang diajukan masyarakat di Kecamatan Prajurit Kulon. Ning Ita pun berpesan agar pembangunan yang akan dilakukan dapat dirasakan output dan outcomenya sehingga tepat sasaran dan nantinya dapat mendukung proyek strategis nasional Wisata bahari Majapahit yang ada di sekitar Jembatan Rejoto.

 

“Itulah kenapa setiap tahun program-program pemberdayaan UMKM kita lakukan secara masif dan berkelanjutan, tidak putus setiap tahun,” ungkap Ning Ita.(Tik/Adv)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *