Sambut HPN 2024, Puluhan Wartawan Mojokerto Cek Up Kesehatannya

Mojokertopos.com : Peringati Hari Pers Nasional (HPN) 2024, puluhan wartawan Mojokerto mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis di Labkesda Kota Mojokerto untuk deteksi dini, Selasa (30/1/2024) pagi.

Pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan rangkaian kegiatan HPN 2024 yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Mojokerto, dalam hal ini Labkesda.

 

Ketua PWI Mojokerto, Sholahudin Wijaya mengatakan, kesehatan itu penting. Terutama dengan kinerja teman-teman media di lapangan, yang setiap hari tak kenal waktu, siang malam, panas atau hujan selalu bertugas di lapangan.

 

“Yang paling penting dari pemeriksaan kesehatan ini, teman-teman bisa menjaga kesehatanya. Bisa mengetahui seberapa kondisi kesehatannya. Dengan pemeriksaan dini ini dapat mengetahui kondisi awal,” tutur Sholahudin.

 

Jika memang ada gejala penyakit, bisa dilanjutkan ke pemeriksaan selanjutnya, jelas Sholahudin.

 

“Yang paling penting adalah menjaga agar teman-teman kondisnya fit, ketika bertugas di lapangan. Terutama di pemerintah kota ataupun pemerintah kabupaten,” harap Udin, sapaan akrab Ketua PWI Mojokerto.

 

Sementara itu, Pj Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro meninjau langsung pemeriksaan kesehatan wartawan di Labkesda Mojokerto.

 

“Pagi ini kita melakukan tes kesehatan untuk teman-teman media, karena syarat utama seseorang bisa melakukan tugas dengan baik harus sehat dulu. Saya harapkan pemeriksaan kesehatan ini bisa dilakukan secara rutin, sehingga di masa mendatang, seluruh teman-teman media, kita pastikan sehat semua. Sehat lahirnya, sehat batinnya dan sehat dompetnya,” ungkap Moh Ali Kuncoro yang akrab disapa Mas Pj ini.

Setelah pemeriksaan kesehatan, wartawan Mojokerto diajak sarapan bareng di warung seberang Labkesda Kota Mojokerto.

 

Terpisah, Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Mojokerto, drg Citra Mayangsari mengatakan, pemeriksaan kesehatan ini merupakan deteksi dini sebagai langkah awal pencegahan penyakit tidak menular.

 

“Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi tensi, berat badan, tinggi badan, lingkat perut, gula darah acak, kolesterol dan urine lengkap. Tes urine itu untuk mengecek fungsi ginjal,” pungkasnya. (Tik)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *