KOTA MOJOKERTO, mojokertopos.com – Menjaga kesehatan tak melulu soal cegah penyakit, tapi juga siap saat kondisi darurat datang tiba-tiba. Pesan itu yang dibawa dalam pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) oleh Dinkes PPKB Kota Mojokerto bersama IDI di Atrium Sunrise Mall, Sabtu (26/9).
Bersama dr. Achmad Rizal Shahab, warga dibekali cara mendeteksi tanda henti jantung dan teknik Resusitasi Jantung Paru (RJP) sebagai pertolongan pertama.
Tak hanya teori, peserta juga praktik langsung merespons situasi yang mengancam nyawa, agar mampu bertindak cepat sebelum bantuan medis tiba.
*Layanan Darurat 24 Jam Siaga*
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari yang membuka acara menegaskan, serangan jantung mendadak butuh kecepatan. Karena itu Pemkot memperkuat layanan sekaligus membekali warga.
“Karena itu Kota Mojokerto hadir dengan adanya PSC 119. Ada juga sinergi dengan PMI Kota Mojokerto yang memberikan layanan 24 jam terkait dengan kegawatdaruratan. Selain itu, di Balai Kota Mojokerto juga tersedia call center 112 yang selama 24 jam,” kata Ning Ita.
Layanan tersebut terhubung dengan PSC, Polres Mojokerto Kota, Damkar, PMI, dan lintas sektor lain agar mudah diakses.
“Kami ingin di kota yang kecil namun penuh dengan masyarakat yang hadir dari berbagai daerah ini, dalam hal urusan kesehatan, masyarakat bisa terlayani dengan baik. Kami juga menggunakan teknologi informasi agar masyarakat bisa mengaksesnya dengan lebih cepat,” jelasnya.
*IPM 82,35, Target Warga Panjang Umur dan Sehat*
Ning Ita menyebut pembangunan kesehatan sejalan dengan peningkatan kualitas hidup. IPM Kota Mojokerto kini 82,35 dengan kategori sangat tinggi.
“Dari indeks kesehatan, kita upayakan bagaimana usia harapan hidup masyarakat Kota Mojokerto terus mengalami peningkatan. Warga Kota Mojokerto harus berumur panjang tapi sehat. Bukan berumur panjang tapi banyak yang terkena penyakit,” tegasnya.
Ia mengingatkan kunci kesehatan ada pada pola hidup sehari-hari, bukan hanya fasilitas.
“Mari kita terapkan pola hidup bersih dan sehat. Kesehatan kita di masa yang akan datang ditentukan dari pola hidup kita sehari-hari sejak saat ini,” tuturnya.
“Ketika kita membudayakan hidup sehat, maka insyaallah usia harapan hidup kita bisa panjang dan kita bisa menua dengan sehat, terbebas dari segala penyakit,” pungkasnya.
Pelatihan ini merupakan rangkaian Mojo Health Fest 2026 yang juga diisi Seminar Kesehatan “Safe Running Happy Finishing” dan fun run “Run for Your Life”. (Tik)












