Cegah Banjir Tahunan, Pemkab Jombang Siapkan Rencana Antisipasi

Mojokertopos.com, Jombang – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Jombang beberapa minggu terakhir menyebabkan bencana banjir tahunan kembali menghantui masyarakat.

 

Sebab itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melalui Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Jombang menyiapkan langkah antisipasi. Kepala Dinas PUPR Jombang, Miftahul Ulum, mengatakan, beberapa rencana sudah masuk daftat pembahasan, nantinya akan di tindak lanjuti.

 

“Sudah ada pembahasan dengan Pemkab Jombang. Kami menyiapkan rencana jangka pendek, menengah dan panjang,” ucapnya Rabu (20/1/2021).

 

Beberapa titik wilayah yang sering dilanda banjir tahunan seperti, Mojoagung, Kesamben, Sumobito harus ada solusi jelas dari pemkab. Ulum menjelaskan dari hasil kajian di lapangan potensi banjir yang melanda sejumlah wilayah di Jombang akibat 4 daerah aliran sungai.

 

“Ada beberapa faktor penyebab. 4 diantaranya yaitu kali marmoyo, ngotok ring kanal, kali gunting, terakhir avour watudakon,” bebernya.

 

Dia menjabarkan di sungai ngotok ring kanal sudah dilakukan pembangunan pintu kleep yang bertempat di Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang.

 

“Ada juga di kali gunting. Sudah dibangun perkuatan tanggul oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas pada tahun¬†2017-2018¬†lalu,” jelasnya.

 

Sementara itu kali marmoyo sudah dibangun sudetan afvour gabus di Desa Jatigenggong Kecamatan Ploso pada tahun 2019 lalu. Dilatakannya, itu sudah berjalan dengan signifikan, meskipun belum terlalu maksimal. Hanya tinggal di sungai avour watudakon.

 

Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Jombang, menurutnya diakibatkan oleh tingginya curah hujan yang naik 3 kali lipat dari tahun sebelumnya. Ditambah banyaknya sampah yang berada di sungai, membuat penghambat laju air sungai.

 

“Selain curah hujan yang tinggi, sampah juga menjadi masalah,” pungkasnya. (san)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *