KOTA MOJOKERTO, mojokertopos.com — Semarak kemerdekaan belum padam di penghujung Agustus. Warga Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajuritkulon, menggelar Pawai Budaya dan Kreativitas untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Minggu (30/8).
Pawai yang melibatkan perwakilan tiap RW di Surodinawan itu dilepas Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dari Pasar Rakyat Ketidur. Berbagai kreasi warga mewarnai agenda tahunan ini.
Wali Kota Ika Puspitasari alias Ning Ita mengapresiasi antusiasme masyarakat. Ia menyebut semangat warga tahun ini meningkat tajam karena bertepatan dengan dua momentum besar.
“Semangatnya warga Kota Mojokerto di bulan Agustus ini naik berlipat ganda. Kegiatan masyarakat di pelosok-pelosok kampung di masing-masing kelurahan luar biasa meningkat selama bulan Agustus ini,” ujarnya.
*Konsisten Jaga Tradisi*
Ning Ita menilai Surodinawan konsisten menjaga tradisi pawai budaya setiap tahun. Kegiatan itu melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
“Di penghujung bulan Agustus ini masih tetap istikamah, tetap konsisten untuk melaksanakan pawai kebudayaan yang rutin diselenggarakan setiap tahunnya. Dalam pawai kali ini berbagai unsur masyarakat, mulai dari para tokoh sampai dengan krucil-krucilnya semuanya terlibat,” tutur Ning Ita.
*Gerakkan Ekonomi Warga*
Selain mempererat kebersamaan, pawai juga berdampak pada ekonomi. Stan UMKM hadir dan meramaikan kawasan Pasar Rakyat Ketidur.
“Kalau kegiatan pagi hari ini ada stan-stan UMKM yang terlibat, saya berterima kasih sekali. Ini mengundang kehadiran masyarakat tidak hanya warga Surodinawan, tidak hanya warga Kota Mojokerto, tetapi masyarakat dari luar Kota Mojokerto juga ikut hadir dan berbelanja di UMKM kita,” katanya.
Ning Ita berharap kegiatan berskala besar seperti pawai bisa menjadi penggerak ekonomi akar rumput. Kedatangan pengunjung dari luar wilayah membuka peluang penjualan bagi pelaku UMKM lokal.
*Layanan IKD Disediakan di Lokasi*
Pemkot juga membuka layanan Identitas Kependudukan Digital IKD di lokasi. Kota Mojokerto menjadi salah satu daerah pilot project digitalisasi KTP.
Melalui IKD, warga bisa mengakses KTP, KK, dan akta kelahiran cukup lewat satu aplikasi di ponsel.
“Target kita akhir tahun 2026 ini 100 persen warga Kota Mojokerto sudah memiliki KTP digital,” tegas Ning Ita.
Ia mendorong warga memanfaatkan layanan perekaman IKD yang tersedia saat kegiatan. Menurutnya, IKD akan memudahkan akses administrasi pemerintahan.
Menutup sambutannya, Ning Ita mengajak masyarakat menjadikan semangat kemerdekaan sebagai sikap dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga semangat merah putih terus berada di dalam hati kita, sanubari kita, dan kita wujudkan dalam bentuk tindakan dengan terus mempertahankan toleransi,” pungkasnya.
Rute pawai dimulai dari Pasar Rakyat Ketidur, Jalan Suromurukan Raya, Jalan Citra Surodinawan Estate, Jalan Surodinawan, dan kembali ke Pasar Rakyat Ketidur. (Tik)












