Mas PJ Wali Kota Mojokerto, Forkopimda dan Media Sepakat Ciptakan Pemilu 2024 Kondusif & Sejuk

Mojokertopos.com : Forum Komunikasi Pimpinan Daerah( Forkopimda) Kota Mojokerto bersama media massa bertekad mengawal Pemilu 2024 dengan baik, jujur, dan berintegritas, yang melanggar aturan bakal ditangkap, diproses dan diadili. Hal itu ditegaskan Pj Wali Kota Mojokerto saat kegiatan Wibawa Bersama Rakyat Secara Humanis untuk masyarakat madani (Whirabumi). Kegiatan tersebut mengambil tema kesiapan masyarakat Kota Mojokerto menghadapi Pemilu 2024.

 

Jenny Tulak dalam sambutan mewakili Ketua Pengadilan Negeri Mojokerto yang juga mewakili Hakim Pengadilan Negeri Mojokerto, mengatakan, pihaknya berharap masyarakat di Mojokerto mentaati aturan-aturan Pemilu 2024 agar tidak sampai bermasalah di Pengadilan.

 

“Dalam penyelenggaraan pemilu 2024, biasanya di Pengadilan Negeri Mojokerto pasti banyak sidang tindak pidana pemilu. Kami berharap Pemilu 2024 tidak terjadi hal itu lagi dan tidak perlu mengadili Pelanggaran Pemilu,” harap Jenny Tulak, S.H., M.H., di Balai Kota Mojokerto, pada Selasa malam (06/02/2024).

Sesuai pantauan media ini, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto, Bobby Ruswin, S.H., M.H. juga menambahkan, pihaknya sangat mendukung segala tindakan positif Pj Wali Kota Mojokerto.

 

“Kami dari Jajaran Korp Adhiyaksa juga siap mensukseskan Pemilu 2024 berjalan damai dan tidak ada hal-hal yang mengancam segenap pelaku Pemilu,”terang Kajari Kota Mojokerto Bobby Ruswin, S.H., M.H.

 

Sementara Kapolres Mojokerto Kota Mojokerto, AKBP Daniel Somanonasa Marunduri menyampaikan, bahwa Pemilu kurang 8 hari lagi semua harus siap dan mempersiapkan segala sesuatunya secara matang.

 

“Persiapan jajaran kepolisian sudah matang. Beberapa kali Polres Kota Mojokerto sudah koordinasi dan apel bakti sosial dengan Kodim 0815/Mojokerto. Untuk personil kami dari Polresta Mojokerto ada sebanyak 600 personil dan 20 kompi Tentara lalu nanti dibantu sama Kodim 0815/Mojokerto untuk kesiapsiagaan menghadapi pemilu 2024,” jelas AKBP Daniel Somanonasa Marunduri.

 

Kapolresta Mojokerto berharap kepada segenap media massa di Mojokerto memberitakan yang kondusif, dingin dan sejuk. “Kami kemarin juga rapat di Polres Mojokerto Kota bersama Kasatreskrim untuk membuat tim saber pungli sebagai langkah antisipasi bagi yang mengganggu ketertiban Pemilu 2024,” tutup AKBP Daniel Somanonasa Marunduri.

 

Tidak ketinggalan Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf M. Iqbal Prihatna sempat mengungkapkan, Kodim 0815 Mojokerto mendukung sepenuhnya pengamanan Pemilu 2024 dengan kekuatan penuh 300 personil.

 

“Kami menghimbau peran serta semuanya menjaga kondisi Mojokerto aman dan tentram. Kami juga menghimbau semua warga kota Mojokerto untuk bertanggung jawab mensukseskan pemilu dengan sebaik-baiknya. Netralitas kami dalam pemilu 2024, kami mengerahkan semua kekuatan personil Kodim 0815″ tegas Letkol Inf M. Iqbal Prihatna.

 

Ketua DPRD Kota Mojokerto, Sunarto saat memberikan sambutan menegaskan, jika ada yang mempunyai foto dan rekaman suara ada ASN yang mendukung salah satu calon bakal ada reward dari dirinya. “Bagi Lurah dan Camat yang mempunyai foto dan suara ada ASN yang mendukung salah satu calon dapat 2 kali lipat reward dari saya. Kemudian yang siap jadi saksi, rewardnya 10 kali lipat dari saya,” tandas Sunarto.

Pj Wali Kota Mojokerto, Moh. Ali Kuncoro, S.STP., M.Si. menerangkan, ada 7 elemen yang berpengaruh dalam mensukseskan pemilu 2024. “Pertama tentu penyelenggara pemilu yakni KPU dan Bawaslu. Kedua tentu peserta pemilu yakni parpol dan perorangan. Ketiga regulasi atau aturan mainnya jelas. Keempat pemilih atau DPTnya. Kelima Pemerintah. Keenam TNI-POLRI. Ketujuh tentu Media,” jelas Ali Kuncoro.

 

Lebih lanjut dikatakannya, 7 elemen itu sudah berkumpul malam ini untuk menyamakan persepsi. Yang tidak sesuai aturan, tangkap, proses dan hajar. “Mojokerto adalah episentrum Nusantara. Maka dari itu suasana harus teduh. Selama 8 hari ke depan ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Kita kawal pemilu dengan baik, jujur dan berintegritas. Saya harapkan semua terpanggil dan angka partisipasi 86% di tahun 2019 bisa naik di tahun ini menjadi 90%,” harap Ali Kuncoro.

 

Mantan Ajudan Bupati dan Gubernur yang berperawaan tinggi besar ini menegaskan, jangan pernah melubangi kapal dari dalam karena semuanya bakal tenggelam. Dan jangan meludah di piring yang kita makan karena bakal selesai semuanya.

 

“Sebenarnya saya ini adalah idiologisnya media. Saya bisa berfikir seperti media. Dulu setiap hari saya jadi ajudan Bupati Achmadi dan berkumpul dengan media. Di Pemprov Jatim saya juga mengurus Pokja media di Grahadi dan sekarang menjadi Kadispora Jatim juga mengurusi media olahraga,” tutup Mas Pj. (Tik)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *