Sema’an Al-Qur’an Jadi Penguat Spirit Pembangunan di Hari Jadi ke-733 Mojokerto

oleh
oleh
Sema’an Al-Qur’an Jadi Penguat Spirit Pembangunan di Hari Jadi ke-733 Mojokerto
Sema’an Al-Qur’an Jadi Penguat Spirit Pembangunan di Hari Jadi ke-733 Mojokerto
banner 468x60

Mojokertopos.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menggelar kegiatan Sema’an Al-Qur’an di Pendapa Graha Maja Tama (GMT), Pemkab Mojokerto, Kamis (23/4) siang. Kegiatan ini menjadi fondasi spiritual dalam mengiringi langkah pembangunan di Bumi Majapahit.

Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran Forkopimda, para kepala perangkat daerah (OPD), alim ulama, tokoh agama, serta para hafidz dan hafidzah dari Jamiyah Hamalatil Qur’an (JHQ) Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-733.

banner 336x280

Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, menegaskan peringatan hari jadi tidak sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, momentum ini menjadi wujud rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus penghormatan atas jasa para perintis Kabupaten Mojokerto.

“Momentum ini sejatinya menjadi sarana evaluasi dan introspeksi diri untuk terus memberikan pengabdian terbaik demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” tutur Bupati yang akrab disapa Gus Barra.

Memasuki usia ke-733, Gus Barra menilai Kabupaten Mojokerto telah berada pada fase kematangan. Dengan mengusung tema ‘Mojokerto Berdaya, Rakyat Sejahtera, Pembangunan Merata’, pemerintah berkomitmen menjadikan semangat tersebut sebagai arah dalam setiap kebijakan pembangunan.

Ia juga menekankan pentingnya pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus mengingatkan adanya sejumlah tantangan yang masih perlu dihadapi bersama.

“Kita masih memiliki tugas besar, mulai dari pengentasan kemiskinan, perluasan lapangan kerja, peningkatan derajat kesehatan, pelestarian lingkungan, hingga menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat,” paparnya.

Melalui kegiatan Sema’an Al-Qur’an ini, orang nomor satu dilingkup Pemkab Mojokerto ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, masyarakat yang berakhlak menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadaban.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, daerah, hingga seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi dinamika global.

“Kita harus tetap bijak, adaptif, dan yang paling utama adalah menjaga persatuan serta ketenangan,” imbuhnya.

Menutup sambutannya, Gus Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para hafidz, hafidzah, serta seluruh komponen masyarakat yang terus berkontribusi dalam pembangunan. Ia berharap lantunan ayat suci yang dibacakan menjadi wasilah turunnya keberkahan bagi Kabupaten Mojokerto.

Sebagai informasi, Sema’an Al-Qur’an ini merupakan salah satu dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-733. Berbagai kegiatan lain turut menyemarakkan, di antaranya senam bersama dan bakti sosial, Festival Hadrah Habsy, pameran produk UMKM lokal, serta tasyakuran tumpengan di berbagai instansi dan desa.

Rangkaian peringatan ini akan mencapai puncaknya pada Upacara Hari Jadi yang digelar pada 9 Mei 2026 di halaman Kantor Bupati Mojokerto.

Kegiatan ini juga menghadirkan Rois Syuriah PCNU Kabupaten Mojokerto, KH. Muslihuddin Abbas, yang memberikan tausiyah sekaligus memimpin doa bersama. (Tik)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.