Mojokerto-mojokertopos.com : Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menghadiri Musrenbang Kecamatan Prajurit Kulon pada Senin (22/2/21) dengan di dampingi oleh Kepala Bappedalitbang, Kepala Dinas Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari menghadiri Musrenbang Kecamatan Prajurit Kulon pada Senin (22/2/21) dengan di dampingi oleh Kepala Bappedalitbang, Kepala Dinas PUPRPRKP dan Camat Prajurit Kulon.
Dalam Musrenbang Kecamatan Prajurit Kulon disampaikan terdapat 107 usulan yang terdiri dari usulan bidang fisik, ekonomi dan sosial budaya.
Ning Ita menyampaikan bahwa pemerataan pembangunan khususnya di wilayah barat Kota Mojokerto secara bertahap sudah mulai terlihat. Yang sudah dilakukan diantaranya adalah pembangunan Satpas Polresta Mojokerto yang memberikan pelayanan tidak hanya untuk warga Kota Mojokerto. Dan mulai tahun ini akan dibangun Taman Budaya Mojopahit dan ditahun 2022 akan dibangun InstaIasi Pengolahan Limbah Terpadu (IPLT).
Lebih lanjut Ning Ita menyampaikan terkait normalisasi sungai berantas adalah tanggung jawab BBWS dan untuk saat ini Pemerintah Kota Mojokerto telah melakukan pembenahan yang sifatnya sementara.
Terkait usulan yang masuk dalam Musrenbang Ning Ita berharap semuanya bisa terakomodir sesuai dengan anggaran yang ada.
Sesuai pantauan media ini, dalam Musrenbang Kecamatan Prajurit Kulon disampaikan terdapat 107 usulan yang terdiri dari usulan bidang fisik, ekonomi dan sosial budaya.
Ning Ita dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa pemerataan pembangunan khususnya di wilayah barat Kota Mojokerto secara bertahap sudah mulai terlihat. “Yang sudah dilakukan di wilayah Kecamatan Prajurit Kulon diantaranya adalah pembangunan Satpas Polresta Mojokerto yang memberikan pelayanan tidak hanya untuk warga Kota Mojokerto, mulai tahun ini akan dibangun Taman Budaya Mojopahit dan ditahun 2022 akan dibangun InstaIasi Pengolahan Limbah Terpadu (IPLT)” jelas Ning Ita
Lebih lanjut Ning Ita menyampaikan terkait normalisasi sungai Brantas adalah tanggung jawab BBWS dan untuk saat ini Pemerintah Kota Mojokerto telah melakukan pembenahan yang sifatnya sementara.
“Terkait usulan yang masuk dalam Musrenbang Kecamatan Prajurit Kulon, kami selaku Walikota berharap semuanya bisa terakomodir sesuai dengan anggaran yang ada” pungkasnya.(Tik)