MOJOKERTO, mojokertopos.com – Kantor Dewan Kota Mojokerto pagi itu riuh. Ratusan pesepeda tumpah ruah di halaman. Jersey warna-warni, bendera kecil, dan yel-yel peserta bikin suasana kayak festival.
Minggu, 28/6/2026, sekitar 700 goweser dari berbagai kota di Jatim berkumpul di sini. Mereka ikut Reses Fun Bike garapan DPRD Kota Mojokerto.
Acara ini sekaligus memeriahkan Hari Jadi ke-108 Kota Jakarta. Tapi pesannya jelas: hidup sehat, dan hemat BBM.
Buktinya? Kaos acara ludes. Banyak peserta nekat ikut gowes meski tanpa kupon.
“Pokoknya gowes bareng dulu, kupon belakangan,” kata salah satu peserta asal Sidoarjo sambil tertawa.
*”Jumat Gowes” Tapi Dilaksanakan Minggu*
Wali Kota Ika Puspitasari alias Ning Ita langsung melepas peserta pukul 07.02 WIB.
Ia bilang, gowes bukan cuma soal olahraga. Ini gerakan.
“Saya memang rutin Jumat gowes ke kantor. Tujuannya ngurangi BBM. Ini semangat kampanye untuk kita semua,” tegas Ning Ita.
Bu wali kota menekankan, beralih ke sepeda itu hal kecil. Tapi dampaknya besar. Apalagi di tengah harga energi yang naik.
“Dengan gowes, kita sehat. Dengan gowes, kita juga bantu hemat energi negara,” ujarnya.
*Reses Kok Gowes?*
Ketua DPRD Ery Purwanti punya jawaban.
Menurutnya, reses tidak harus di ruangan ber-AC. Bisa juga di jalan raya, bareng warga.
“Alhamdulillah Reses Fun Bike bisa jalan. Kita ingin membudayakan hidup sehat lewat gowes. Untuk warga Mojokerto, juga luar kota,” kata Ery pukul 07.50 WIB.
Ia bangga peserta datang dari luar kota. Artinya, gowes sudah jadi tren.
“Intinya satu: kita harus hemat energi, hemat BBM. Caranya? Gowes. Itu bentuk nyata yang paling gampang,” pungkasnya.
*Lebih dari Sekadar Sepedaan*
700 orang, satu rute, satu tujuan.
Reses Fun Bike jadi bukti Pemkot dan DPRD bisa kompak. Pemkot bikin kebijakan, DPRD ajak warga turun ke jalan.
Bagi peserta, ini bukan sekadar kayuh pedal. Ada keringat, ada tawa, ada teman baru. Dan ada pesan yang dibawa pulang: sehat itu asyik, hemat itu keren.
Kampanye “Gowes” di Kota Onde-Onde, resmi naik level. (Tik/Adv)













