Masyarakat Keluhkan Jalan Rusak & Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu di Acara Jum’at Curhat

Mojokertopos.com – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menghadiri Jumat Curhat di Pendopo Agung Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Jumat Curhat kali ini dipimpin oleh Waka Polda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim dan jajaran Polres Mojokerto.

 

Dalam agenda Jumat Curhat di Mojokerto ini, Waka Polda mendengar dan menampung pengaduan aspirasi masyarakat. Berbagai macam persoalan hukum dan lainnya yang dihadapi masyarakat disampaikan dalam acara tersebut.

 

“Harapan kita bersama-sama, kepolisian akan selalu menerima kritik atas tugas pelayanan kita kepada masyarakat. Hadir hari ini Bupati, Danrem, Dandim dan Pejabat Utama dan Kapolres,” ungkap Waka Polda Jatim, Jumat (3/3).

 

Brigjen Pol Slamet menjelaskan, kegiatan ini sekaligus untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan masyarakat apa yang menjadi keluhan terhadap pelayanan Polri kepada masyarakat. Termasuk juga pelayanan di pemerintah daerah bisa langsung dijawab.

 

“Kita berharap, komunikasi ini terus terselenggara. Karena setiap Jumat kita diperintahkan Kapolda, Kapolres, Kapolsek untuk turun bersama-sama di waktu hari Jum’at. Yakni untuk komunikasi menampung seluruh aspirasi masyarakat,” katanya.

 

Pada kesempatan ini, masyarakat pun menyampaikan beberapa keluhan, seperti perlintasan kereta api tanpa palang pintu yang ada di Kabupaten Mojokerto. Hal itu pun langsung direspon oleh Waka Polda Jatim dan Bupati Mojokerto.

 

Terkait perlintasan kereta api tanpa palang pintu, Bupati Mojokerto menyampaikan di Kabupaten Mojokerto ada tiga titik. Ketiganya sudah dikoordinasikan dan akan segera dibangun palang pintu. “Di Mojokerto ada tiga titik, yang satu titik sudah dapat bantuan dari PT KAI dan yang dua ini akan kami realisasi tahun ini,” tuturnya.

 

Tak hanya soal perlintasan kereta api tanpa palang pintu, masyarakat pun mengeluhkan kondisi jalan nasional yang ada di Kabupaten Mojokerto sudah mengalami kerusakan yang dinilai membahayakan keselamatan pengendara.

 

Hal itu pun juga langsung direspon oleh Waka Polda Jatim. Menurutnya, jalan nasional tersebut pengelolaan infrastrukturnya adalah pemerintah provinsi, pihaknya juga akan membantu melakukan koordinasi terkait perbaikan jalan tersebut.

 

“Jalan itu kan kewenangannya pemerintah provinsi, kami, ibu Bupati nanti juga akan membantu mengkomunikasikan hal tersebut dengan yang punya kewenangan pengelolaannya,” jelasnya.

 

Selain menampung aspirasi masyarakat, pada pelaksanaan Jum’at Curhat juga dilaksanakan pelayanan perpanjangan SIM keliling dan Bhakti Kesehatan secara gratis. Meliputi pelayanan pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan laboratorium kesehatan, pelayanan vaksinasi, dan khitan masal. (Tik).

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *