KOTA MOJOKERTO, mojokertopos.com — Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan komitmennya memberantas peredaran narkoba. Ia mengajak masyarakat berperan aktif menjadi informan dan segera melapor jika menemukan indikasi peredaran narkoba di lingkungan.
Ajakan itu disampaikan Ning Ita saat Sosialisasi Keluarga Bersih Narkoba bersama BNN Kota Mojokerto di Taman Ungu AKU HATINYA PKK, Kelurahan Gedongan, Selasa (1/9).
*Dampak Narkoba: Kebebasan dan Ekonomi Hilang*
Di hadapan warga, Wali Kota Ika Puspitasari alias Ning Ita memaparkan akibat nyata penyalahgunaan narkoba, baik sebagai pengguna maupun pengedar.
“Jangan sampai mereka terpapar narkoba. Tidak ada untungnya. Koyok e penghasilane gede. Tapi jika sudah ditangkap masuk penjara, nopo sumbut penghasilan yang diperoleh dengan resikonya. Sumber penghasilan keluarga hilang, belum lagi biasanya keluarga juga masih ngirimi untuk kebutuhan di dalam lapas,” terang Ning Ita.
Ia menegaskan, narkoba hanya menyengsarakan dan merepotkan keluarga. Selain kehilangan kemerdekaan, keluarga juga terbebani secara ekonomi.
*Masyarakat Benteng Utama*
Menurut Ning Ita, pemberantasan narkoba tidak bisa hanya diserahkan kepada pemerintah dan aparat penegak hukum. Peran masyarakat menjadi kunci utama.
“Jadi berperang melawan narkoba itu tanggung jawab semua masyarakat. Caranya bagaimana? kalau ada tanda-tanda, indikasi di lingkungan panjenengan, di sekitar panjenengan ada yang terpapar narkoba, tolong segera dilaporkan,” pintanya.
Ia mendorong warga tidak ragu melapor ke RT, RW, kelurahan, BNN, maupun kepolisian. Semakin cepat laporan masuk, semakin cepat penanganan dilakukan.
*Sosialisasi Rutin untuk Cegah Paparan*
Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya Pemkot bersama BNN membangun keluarga yang bersih dari narkoba. Melalui edukasi, masyarakat diharapkan lebih waspada dan berani menolak narkoba sejak dini.
Ning Ita berharap, dengan sosialisasi yang semakin intens dan partisipasi aktif warga, Kota Mojokerto bisa semakin dijauhkan dari jerat narkoba.
“Mari kita jaga anak-anak kita, jaga keluarga kita, jaga lingkungan kita. Bersama kita wujudkan Kota Mojokerto yang sehat, aman, dan bebas narkoba,” pungkasnya. (Tik)













