Sekda Kota Mojokerto Diskusi dengan Wartawan untuk Membangun Kota Mojokerto

MOJOKERTO – majalahmojokertopos.com : Pemerintah Kota Mojokerto menggelar pers gathering dengan tema membangun sinergi pemerintah Kota Mojokerto dengan Pers dalam memperkuat keterbukaan informasi publik, di Hotel Grand Whiz Trawas mulai dari hari selasa sampai rabu (31 Juli 2018 – 1 Agustus 2018).
Dalam sesi tanya jawab dengan Sekda kota Mojokerto, Harlistyati. Ada 5 orang yang mengajukan pertanyaan.
Penanya pertama datang dari Udin dari media TV RCTI. “Potensi di Kota Mojokerto wajib di maksimalkan. Seperti onde-ondenya atau ciri khas lain Kota Mojokerto. Saya juga berharap Walikota terpilih bisa memanfaatkan kali brantas yang dekat PMI sampai ke timur,” pungkasnya, Selasa (31/07/2018) di Aula Hotel Grand Whiz Trawas Kabupaten Mojokerto.
Penanya kedua datang dari Mujiono atau yang akrab di panggil Ujeck dari media jurnalmojo.com. ” 2016 yang lalu saya pers tour ke Banyuwangi. Saya bertanya ke sekdanya, ternyata PAD terbesar Banyuwangi berasal dari tempat wisata. Kuncinya ternyata berasal 5000 tim it yang di rangkul. Saya harap Kota Mojokerto bisa mengikuti cara tersebut. Kita rangkul banyak tim IT dan rutin mengadakan pertemuan setiap sebulan sekali agar semakin di kenal Kota Mojokerto seperti Kabupaten Banyuwangi,” jelasnya.
Penanya ketiga datang dari Morgan dari media Memo X. “Pencegahan Banjir wajib kita optimalkan. Selain itu, tolong buat galery di pemkot agar masyarakat bisa melihat anggaran setiap pembangunan. Contohnya seperti pemkab jember. Saya berharap setiap media bisa mengisi quisioner yang nantinya di berikan kepada Humas dan humas di berikan kepada Sekda,” tuturnya.
Penanya ke empat datang Prayogi Waluyo dari media online inilahmojokerto.com “Saya berharap Kota Mojokerto ini di bangun menjadi kota kreatif. Mirip dengan Banyuwangi. Misal di buat karnaval rutin. Selain itu, kesenian juga perlu di tingkatkan lagi dan pemusatan tempat belanja juga harus di tingkatkan lagi,” harapnya.
Penanya terakhir datang dari Hendra Setiawan admin TMC Satlantas Polres Mojokerto Kota. Saya berharap pemkot memanfaatkan kemampuan anak muda untuk bisa mempromosikan ciri khas kota mojokerto,” katanya.
Menanggapi hal tersebut Sekda Kota Mojokerto, Harlistyati mengatakan “Apapun yang di inginkan teman-teman tadi semua sangat positif. Kita samakan pola fikir kita untuk membangun. Semua sampaikan kepada humas melalui quisioner nanti pasti sampai saya dan bakal saya tindak lanjuti. Mengenai karnaval, insha Allah karnaval bakal di laksanakan 2 september 2018. Semua saran teman-tadi bakal saya sampaikan ke diskominfo, pihak terkait maupun wakil walikota mojokerto,” ucapnya. 
Selain itu, Sekda Kota Mojokerto, Harlistyati juga mengatakan “Saya optimis Kota Mojokerto lebih mudah lagi bekerja sama dengan Kabupaten karna terpilihnya bu ita. Bisa jadi bisa mendapatkan pemekeran wilayah. Insha Allah mengenai keterbukaan APBD bakal segera kami buktikan. Karna visi kita membuat semuanya elektronik dan dalam waktu dekat kita bakal bisa disposisi melalui jarak jauh atau melalui e-surat. Selain itu, insha Allah target bu ita di tahun pertama masalah banjir selesai dengan kerjasama yang maksimal oleh semua stake holder,” tutupnya. (Tik/Adv)

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *