Bupati Ikfina Ikuti HLM Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Forkopimda Se-Jawa Timur

Mojokertopos.com – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengikuti High Level Meeting (HLM) dan Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi bersama Forkopimda Se-Jawa Timur di JW Marriott Hotel Surabaya, Senin (20/2) siang

 

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Kegiatan tersebut juga dihadiri Kalpolda Jatim berserta jajaran Kapolres dan Kapolresta, Pangdam V Brawijaya berserta jajaran Kodim, Bupati dan Walikota.

 

Dalam arahannya, Gubernur Khofifah mengatakan, rakor ini bertujuan untuk mengendalikan inflasi agar tidak berdampak pada angka kemiskinan dimasing-masing daerah. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting untuk mensinkronkan langkah-langkah kepala daerah untuk membangun sinergitas dalam pengendalian inflasi.

 

“Untuk itu kami meminta agar Bupati dan Walikota agar sering sering blusukan mengetahui perkembangan pasar,” terangnya.

 

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah juga mengungkap soal naiknya harga beras. Jatim sebagai lumbung pangan tengah mengalami krisis stok beras di lapangan. Padahal, Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan stok beras di Jatim surplus 3,1 juta ton.

 

Fenomena kelangkaan beras tersebut membuat Khofifah mendorong setiap daerah mempersiapkan stockist di area pasar-pasar rakyat untuk menampung beras. Stockist semacam ini sudah berdiri di Surabaya, Malang Raya dan Gresik.

 

“Kalau ada kebutuhan maka tidak perlu lagi menggerakkan dari Kantor Bulog,” katanya.

 

Keberadaan stockist tersebut dinilai mampu menstabilkan harga jauh di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Gubernur Khofifah meminta bupati maupun wali kota memberikan intervensi secara pro aktif lewat cara tersebut. Apalagi, jika mereka bisa mempersiapkan dukungan transport sebagaimana tiga wilayah di atas.

 

Selain itu, perlunya sinergitas antara Satgas Pangan dan Persatuan Penggilingan Padi (PERPADI) dalam upaya mitigasi tehadap berbagai harga bahan pokok di seluruh daerah.

 

“Koordinasi dengan PERPADI bertujuan untuk memonitoring stok padi masing-masing penggilingan guna mengukur kekuatan suplai beras,” terangnya

 

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga telah melakukan berbagai ikhtiar dalam bidang ketahanan dan kedaulatan pangan nasional. Salah satunya upaya agar petani mendapatkan kemudahan mengakses pembiayaan Alsintan. (Tik)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *